Setelah Bima Duta Astana kini giliran adiknya Ig. Krisna Wijaya yg akan masuk SMP. Pilihan adalah swasta dan negeri, dan yg terpilih adalah negeri. Dengan nilai UN yg pas-pas an untuk jalur luar DKI maka pilihan menjadi sempit. Apalagi ada kriteria tambahan harus dekat kakaknya Bima dan adiknya Arjuna dan Kirana. Inilah hasil extract file dari PPDB DKI Jakarta dengan memakai power query di excel, sekalian mempraktekan jurus baru.
Di sini bisa di dawnload file SMP DKI Jakarta tahun 2018
Minggu, 29 Juli 2018
Selasa, 24 Juli 2018
Excel Power Query - Memfilter Data Revisi Terakhir
Akhir akhir ini aku belajar power pivot untuk mengolah data proyek. Rencana untuk setiap proyek bisa mulai dari revisi 0 sampai revisi ke-n, dan nomor revisi terakhir tidak selalu sama bisa 1,2,3 dst. Sudah pusing tujuh keliling bagaimana cara menyelesaian dengan pivot table, sampai menggunakan slicer. Masih tidak ketemu juga.
Bagaimana step by stepnya di postingan yg akan datang saya jabarkan.
Download dulu untuk mengikuti langkahnya di sini
Kalau kita hanya butuh data revisi terakhir langkah berhenti di langkah pertama. Tetapi kalau kita ingin tahu semua data di revisi terakhir apa saja ikuti langkahnya sampai selesai. Buka file excel nya dan tunjuk lalu klik kanan edit.
Dalam kasus saya adalah sebagai berikut :
Saya akan membuat analisa dengan power pivot. Karena kalau kita lihat ada proyek dengan revisi plan yg tidak sama ada yg revisi 0,1,2,3 dst. Saya ingin data dari revisi yg terakhir saja yg di analisa. Maka langkahnya seperti yg dijelaskan di atas. Karena data sudah berupa cross tab tabel maka harus di rubah supaya bisa dianalisa memakai pivot table. Untuk mengatur data supaya bisa di analisa pakai pivot maka kita memakai Power Query untuk menyiapkan data di atas. Kita simpan untuk posting berikutnya "Menyelesaikan masalah umum yg timbul pada data yg tata letaknya salah".
Akhirnya ketemu dengan tools excel power query dan power pivot yg katanya menjanjikan kecepatan dan kemampuan mengolah data yg besar. Excel menurut saya masih menjadi alat analisa yg luar biasa yg tidak hanya menarik data excel tetapi juga mampu menarik data dari sumber lain seperti txt, web, sql dll.
Sebelum mulai kalau memakai excel 2010 silahkan mendownload gratis add in power query di web microsoft.
Contoh file yg akan kita oprek dan hasil akhirnya seperti di bawah ini:
Bagaimana step by stepnya di postingan yg akan datang saya jabarkan.
Download dulu untuk mengikuti langkahnya di sini
- Prinsip dasarnya adalah membuat dimensi table dari data yg ada maka kita punya table revisi terakhir.
- Import data sumber sebagai fact table atau transaksi.
- Masuk ke tab Power Query gunakan operasi merge. Table revisi terakhir sebagai yg pertama setelah itu table transaksi sebagai yg ke dua. Tipe join adalah left outer, bayangkan table revisi terakhir di kiri dan table transaksi di kanan. Perintahnya adalah gabungkan semua data yg sama dengan data yg ada di kiri (revisi terakhir). ID yg sama adalah dua di highlight semua yaitu Incident dan Revision #. Maka jadilah.
- Hasil akhirnya sebagai berikut
Kalau kita hanya butuh data revisi terakhir langkah berhenti di langkah pertama. Tetapi kalau kita ingin tahu semua data di revisi terakhir apa saja ikuti langkahnya sampai selesai. Buka file excel nya dan tunjuk lalu klik kanan edit.
Dalam kasus saya adalah sebagai berikut :
Saya akan membuat analisa dengan power pivot. Karena kalau kita lihat ada proyek dengan revisi plan yg tidak sama ada yg revisi 0,1,2,3 dst. Saya ingin data dari revisi yg terakhir saja yg di analisa. Maka langkahnya seperti yg dijelaskan di atas. Karena data sudah berupa cross tab tabel maka harus di rubah supaya bisa dianalisa memakai pivot table. Untuk mengatur data supaya bisa di analisa pakai pivot maka kita memakai Power Query untuk menyiapkan data di atas. Kita simpan untuk posting berikutnya "Menyelesaikan masalah umum yg timbul pada data yg tata letaknya salah".
Jumat, 11 Mei 2018
Hedaklah Ia Menjual Jubahnya Dan Membeli Pedang
Apakah Yesus mengajarkan memerangi orang dengan pedang?
Pada Injil Lukas bab 22 ayat 36 terjadi dialog antara Yesus dengan muridnya ...siapa yg tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang. Jika kita memotong satu ayat tidak melihat ayat yang lain kita pasti mengira Yesus menyuruh muridnya mengangkat pedang. Dan pada saat itu kita mengetahui darai ayat berikutnya bahwa para muridnya tidak mengetahui maksud Yesus pada saat itu. Lukas 22:49 Kata mereka:"Tuhan, ini dua pedang." JawabNya:"Sudah cukup."
Kalau kita lihat Matius bab 10 ayat 34 Jangan Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan membawa damai, melainkan pedang.
Masi belum kelihatan arti pedang di sini. Kita lanjutkan lagi perjalanan kita.
Kita lihat lagi Lukas 2:35 - dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri- supaya menjadi nyata pikirna hati banyak orang.
Seiring berjalannya waktu para murid mengetahui makana pedang itu. Mari kita lihat
Effesus 6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
Ibrani 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sedi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Wahyu 2:16 Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikina, Aku akan segera datang kepadamau dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulutKu ini.
Cara menguji Roh adalah dari buahnya. Buah Roh adalah cari sendiri ya.
Pada Injil Lukas bab 22 ayat 36 terjadi dialog antara Yesus dengan muridnya ...siapa yg tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang. Jika kita memotong satu ayat tidak melihat ayat yang lain kita pasti mengira Yesus menyuruh muridnya mengangkat pedang. Dan pada saat itu kita mengetahui darai ayat berikutnya bahwa para muridnya tidak mengetahui maksud Yesus pada saat itu. Lukas 22:49 Kata mereka:"Tuhan, ini dua pedang." JawabNya:"Sudah cukup."
Kalau kita lihat Matius bab 10 ayat 34 Jangan Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan membawa damai, melainkan pedang.
Masi belum kelihatan arti pedang di sini. Kita lanjutkan lagi perjalanan kita.
Kita lihat lagi Lukas 2:35 - dan suatu pedang akan menembus jiwamu sendiri- supaya menjadi nyata pikirna hati banyak orang.
Seiring berjalannya waktu para murid mengetahui makana pedang itu. Mari kita lihat
Effesus 6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
Ibrani 4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sedi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Wahyu 2:16 Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikina, Aku akan segera datang kepadamau dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulutKu ini.
Dan ternyata kerajaan maut pun diberi pedang juga untuk membunuh. Kita lihat Wahyu 6:8 Dan aku melihat: sesunguhnya ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menunggainya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh mereka dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi.
Kesimpulan pedang dalam hal ini adalah firman Allah atau Yesus. Karena ada tertulis 1 Kor 12:3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata:"Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. 1 Kor 13:8 Kasih tidak bekesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
Cara menguji Roh adalah dari buahnya. Buah Roh adalah cari sendiri ya.
Dan ciri-ciri IBLIS bisa kita lihat di Matius 16:21 Sejak16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
16:22
Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya:
"Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan
menimpa Engkau."
16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis.
Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa
yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
Jadi pengikut iblis adalah manusia yang tidak percaya wafat dan kebangkitan Yesus pada hari ketiga. Dan iblis adalah bapa para pendusta Yohanes 8:44 Iblislah uang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran.
Semoga Allah Tritunggal membuka hati kita untuk kasihNya sekarang, selalu dan selama-lamanya.
Label:
apologetika,
juallah jubah,
katolik,
pedang
Jumat, 23 Juni 2017
Sharing Bima Duta Astana Masuk SMA Jakarta Jalur Luar DKI 2017
Saat mendebarkan anakku yang pertama masuk SMA setelah lulus SMP Katolik Santo Yosef Duri Riau. Ini pengalaman baru pendaftaran online bagiku, aku coba masuk web DKI jakarta siap ppdb aku tanya sana sini mana sekolah yg bagus, dan tentunya masuk dengan nilai UN Bima. Karena kalau dilihat jalur luar Jakarta nilai terendah tinggi-tinggi, sempat membuat aku keder juga. Aku ikuti jadwal yg ada di web tersebut, dan aku mau sharing lesson learned yg kudapat adalah sebagai berikut:
- Jangan lupa pra pendaftaran, karena di web yg dicantumkan hanya pendaftaran saja. Karena jangan sampai jantungan dibilang pendaftaran untuk luar DKI Jakarta sudah ditutup.
- Tidak perlu surat pindah, cuma syaratnya dibawa Nilai Induk Siswa, Nilai Ujian Negara (sementara/tetap), Tanda lulus sekolah (sementara/tetap), Kartu Keluarga, Akte Kelahiran. Asli dibawa untuk ditunjukkan. Jangan lupa map laki dan perempuan dipisahkan, biru laki-laki merah perempuna.
- Tentukan pilihan SMA dan kita diberi kesempatan memilih (anak kita maksudnya). Jangan seperti saya pilih 2 sekolah dulu. Baru hari ke dua lihat peta nilai sekolah di menu statistik. Melihat nilai anak kita seperti lihat index harga saham yg bisanya turun gak bisa naik.
- Gak bisa daftar ulang sendiri bisa diwakilkan dengan membawa dokumen asli. Kasusku aku titip daftar ulang, karena mendadak disuruh ke luar kota. Sempat tegang takut gak bisa ternyata bisa.
- Aku sharing file excel ppdb Jakarta 2016 dan 2017 yg kupakai untuk A. Bima Duta Astana P tinggal masukkan nilai UN ke Bima Nila, maka ada blok warna merah (jalur luar DKI) dan biru (jalur dalam). tentunya itu referensi tahun 2016 dan 2017 untuk ancar-ancar saja.
Selasa, 07 Maret 2017
Kembali Ke Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika
Bangsa Indonesia mengalami masa keemasan di masa lalu jaman Singasari dan Majapahit. Kenapa kita bisa menjadi bangsa yg besar? Karena filosofi luhur dari nenek moyang kita, yg selalu di salah artikan oleh beberapa orang sebagai penganut animisme tidak mengenal Allah Yang Maha Esa. Mereka yg berpendapat seperti itu tidak membuka diri dengan pengetahuan kebatinan dan filosofi hidup nenek moyang kita. Leluhur kita adalah orang yg bisa menerima perbedaan, dan melihat yg baik dari semua budaya yg datang. Bukan karena mereka tidak mempunyai kepercayaan, tetapi leluhur kita selalu mengolah rasa ke-Tuhanan yg pada akhirnya melahirkan budi pekerti yg luhur. Sekarang kita cenderung mudah tersinggung termasuk saya. Bhineka Tunggal Ika kita sangat dikagumi oleh bangsa-bangsa dunia. Karena kita bisa rukun meskipun beda suku, agama dan ras. Penduduk Indonesia ramah tamah, kemana semua itu sekarang?
Kita akan kembali menjadi bangsa yg besar jika kita mampu menerima perbedaan. Tidak merasa benar sendiri. Kalau tidak sama dengan kita adalah musuh. Hanya Tuhanlah yg berhak menghukum kita, karena kita adalah hamba. Hamba tidak berhak untuk berpendapat, apa kata tuannya itulah yg harus dilaksanakan. Kasih Tuhan kepada kita dan bangsa Indonesia sangat besar. Kita berdiri sebagai bangsa yg tiap warga negara mempunyai semangat pencarian spiritual yg tinggi. Marilah kita kembali ke Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Roh Kudus selalu bekerja aktif seperti matahari yg bersinar tidak membeda-bedakan kita beragama atau tidak. Bahkan pada orang atheis pun Roh Kudus bekerja, seringkali perilaku orang atheis lebih luhur daripada kita maksudnya saya. Marilah kita membiarkan Roh Kudus tumbuh subur di hati kita supaya menghasilkan "buah", yaitu "Buah Roh": kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri. Leluhur kita berbudi luhur dan menerima segala perbedaan dalam kesatuan. Mereka yg kita sebut animisme ternyata "Roh Kudus" berbuah dengan sangat baik.
Kita akan kembali menjadi bangsa yg besar jika kita mampu menerima perbedaan. Tidak merasa benar sendiri. Kalau tidak sama dengan kita adalah musuh. Hanya Tuhanlah yg berhak menghukum kita, karena kita adalah hamba. Hamba tidak berhak untuk berpendapat, apa kata tuannya itulah yg harus dilaksanakan. Kasih Tuhan kepada kita dan bangsa Indonesia sangat besar. Kita berdiri sebagai bangsa yg tiap warga negara mempunyai semangat pencarian spiritual yg tinggi. Marilah kita kembali ke Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Roh Kudus selalu bekerja aktif seperti matahari yg bersinar tidak membeda-bedakan kita beragama atau tidak. Bahkan pada orang atheis pun Roh Kudus bekerja, seringkali perilaku orang atheis lebih luhur daripada kita maksudnya saya. Marilah kita membiarkan Roh Kudus tumbuh subur di hati kita supaya menghasilkan "buah", yaitu "Buah Roh": kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, penguasaan diri. Leluhur kita berbudi luhur dan menerima segala perbedaan dalam kesatuan. Mereka yg kita sebut animisme ternyata "Roh Kudus" berbuah dengan sangat baik.
Rabu, 07 Desember 2016
Membuat Dashboard Excel - Menyiapkan Periode yg Bisa Dirubah Harian, Mingguan, Bulanan, dan Tiga Bulana
Mumpung lagi mengerjakan pembuatan dashboard dari awal untuk memperbaiki versi lama yg kurang flexible. Saran kalau membuat dashboard lebih baik memakai yg ada dan kita kombinasikan dalam dahsboard kita. Jangan sampai re-invent the wheel, tetapi sambil dipelajari cara membuatnya kalau ada waktu. Kita mempunyai update data sampai tanggal tertentu, dan kita mencoba melihat beberapa periode kebelakang dan beberapa periode ke depan.
Kita siapkan untuk daily, weekly, monthly, quaterly. Kalau daily berarti penambahan harinya 1 maka kita buta formula 1 x kodisi True/false, karena true artinya 1 dan false artinya 0. Jadi kalau pilihannya hari maka kondisi True 1 x True = 1 x 1 =1. Demikian untuk weekly 7 x kondisi true/false di harinya. Untuk monthly 1 x kondisi true/false di monthlynya. Untuk quaterly 3 x kondisi true/false. Hasilnya seperti di bawah ini:
Kita siapkan untuk daily, weekly, monthly, quaterly. Kalau daily berarti penambahan harinya 1 maka kita buta formula 1 x kodisi True/false, karena true artinya 1 dan false artinya 0. Jadi kalau pilihannya hari maka kondisi True 1 x True = 1 x 1 =1. Demikian untuk weekly 7 x kondisi true/false di harinya. Untuk monthly 1 x kondisi true/false di monthlynya. Untuk quaterly 3 x kondisi true/false. Hasilnya seperti di bawah ini:
Label:
dashboard,
excel dashboard
Selasa, 02 Februari 2016
Membuat Sendiri Jajanan Pasar Perut Ayam (beda baking soda dan baking powder)
Kepinngin jajan perut ayam tetapi di pasar di Duri Riau tidak ada. Googling sana sini akhirnya mencoba salah satu resep tetapi di-skip air kelapa dan tape singkongnya. Ada resep yg memakai baking powder dan satu lagi pakai baking soda. Di rumah cuma ada baking soda, kupakai saja baking soda.
Percobaan pertama....
Bahan
Tepung terigu serba guna - 250 gram
Telur - 2 biji
Bubuk vanili - 1/2 sendok teh
Baking soda - 1/2 sendok teh
Ragi instan - 1 sendok teh
Gula - 80 gram
Air - 110 ml
Cara
bahan kering dicampur tepung terigu, telor (gak kering kali), bubuk vanili, sebagian gula dengan sebagian air. Di tempat lain bahan baking soda dicampur ragi dan sisa air hangat dicampur dan didiamkan. Setelah 3 menit dimasukkan ke campuran tepung dan didiamkan setengah jam. Karena gak ada plastik segitiga, saya masukkan ke plastik gula dan diikat ujungnya dengan karet gelang. Ujung bawah di gunting sekitar 1/2 cm. Kalau kebesaran jangan berkecil hati, ketika menuang ditutup sebelahnya saja. Panaskan wajan dan minyak, setelah minyak panas pencet adonan dalam plastik tadi dengan gerakan melingkar. Hasilnya gosong dan rasanya seperti donat. Kenapa? Setelan api kompor terlalu besar. Bahan tape singkong 100 gram yg di skip ternyata harus ditambahkan biar rasa beda.
Percobaan kedua pakai tape singkong dan api kecil.
Gagal lagi beli tape 10 bungkus dimakan anak-anak semua. Sore hari baru bisa dimulai, karena ada sisa tape di bungkusnya yg gak dihabiskan sama anak-anak.
Lesson learned
1. Kalau lubang kekecilan adonan kan berputar-putar di minyak seiring kita menuangkan
2. Tape bisa diganti pisang kematangan yg blenyek (seperti godo pisang di sumatera)
3. Minyak panas tetapi setel di api yg paling kecil biar gak gosong.
4. Jauhkan anak-anak minyak panas, ketika membalik adonan di wajan minyak bisa terpercik. Kalu bisa pakai capitan jangan pakai "sutil" (opo bahasa indonesiane yo?)
Percobaan pertama....
Bahan
Tepung terigu serba guna - 250 gram
Telur - 2 biji
Bubuk vanili - 1/2 sendok teh
Baking soda - 1/2 sendok teh
Ragi instan - 1 sendok teh
Gula - 80 gram
Air - 110 ml
Cara
bahan kering dicampur tepung terigu, telor (gak kering kali), bubuk vanili, sebagian gula dengan sebagian air. Di tempat lain bahan baking soda dicampur ragi dan sisa air hangat dicampur dan didiamkan. Setelah 3 menit dimasukkan ke campuran tepung dan didiamkan setengah jam. Karena gak ada plastik segitiga, saya masukkan ke plastik gula dan diikat ujungnya dengan karet gelang. Ujung bawah di gunting sekitar 1/2 cm. Kalau kebesaran jangan berkecil hati, ketika menuang ditutup sebelahnya saja. Panaskan wajan dan minyak, setelah minyak panas pencet adonan dalam plastik tadi dengan gerakan melingkar. Hasilnya gosong dan rasanya seperti donat. Kenapa? Setelan api kompor terlalu besar. Bahan tape singkong 100 gram yg di skip ternyata harus ditambahkan biar rasa beda.
Percobaan kedua pakai tape singkong dan api kecil.
Gagal lagi beli tape 10 bungkus dimakan anak-anak semua. Sore hari baru bisa dimulai, karena ada sisa tape di bungkusnya yg gak dihabiskan sama anak-anak.
Lesson learned
1. Kalau lubang kekecilan adonan kan berputar-putar di minyak seiring kita menuangkan
2. Tape bisa diganti pisang kematangan yg blenyek (seperti godo pisang di sumatera)
3. Minyak panas tetapi setel di api yg paling kecil biar gak gosong.
4. Jauhkan anak-anak minyak panas, ketika membalik adonan di wajan minyak bisa terpercik. Kalu bisa pakai capitan jangan pakai "sutil" (opo bahasa indonesiane yo?)
Langganan:
Postingan (Atom)






